Sepenggal Derita Era Kesemwarutan (Inovasi disruptif)

0
84

Beberapa minggu yang lalu saat liburan. Aku silaturrahmi keluarga dari istri di Jakarta. Tepatnya di kelurahan Bambu Apus rumahnya. Selepas turun dari stasiun kereta api Senin, kuhidupkan handphone dan buka aplikasi grab on line, setelah beberapa menit menunggu sang driver pun muncul dikeramaian lalulintas tepat di pintu keluar stasiun. Ada puluhan sopir dan ojekline mencoba mendekati dan menawarkan diri mengantar. Tapi semua kutolak dengan halus. Kuberitahukan pada para jasa angkut tersebut, saya udah pesan grab. Sebagaian mundur dan sebagian masih memaksakan diri untuk mengantar.”Gile! orang jawa sekarang ini, bawaanya tas kresek naiknya mobil!” celoteh para sopir angkot Jakarta tersebut!. Sembari masuk kedalam mobil grab, akupun tersenyum pada mereka. Dunia telah tumbuh gerakan Inovasi disruptif (disruptive innovation). Apakah inovasi disruptif itu? inovasi yang membantu menciptakan pasar baru, mengganggu atau merusak pasar yang sudah ada, dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu tersebut. Inovasi disruptif mengembangkan suatu produk atau layanan dengan cara yang tak diduga pasar, umumnya dengan menciptakan jenis konsumen berbeda pada pasar yang baru dan menurunkan harga pada pasar yang lama.
Istilah disruptive innovation dicetuskan pertama kali oleh Clayton M. Christensen dan Joseph Bower pada artikel “Disruptive Technologies: Catching the Wave” di jurnal Harvard Business Review (1995). Artikel tersebut sebenarnya ditujukan untuk para eksekutif yang menentukan pendanaan dan pembelian disuatu perusahaan berkaitan dengan pendapatan perusahaan dimasa depan. Kemudian pada bukunya “The Innovator’s Dilemma”, Christensen memperkenalkan model Disruptive Inovasi (The Disruptive Innovation Model). Dimana kemampuan pelanggan untuk memanfaatkan sesuatu yang baru dalam satu lini. Dimana lini terendah adalah pelanggan yang cepat puas dan yang tertinggi digambarkan sebagai pelanggan yang menuntut. Distribusi pelanggan ini yang secara median nya bisa diambil sebagai garis putus-putus untuk menerapkan teknologi baru.
Salah satu contoh dari Inovasi Disruptif (disruptive innovation) adalah Wikipedia. Wikipedia merupakan salah satu contoh inovasi disruptif yang merusak pasar ensiklopedia tradisional (cetak). Kalau dilihat, saat ini jarang sekali ditemukan ensiklopedia edisi cetak dijual ditoko buku. Semuanya sudah beralih ke Wikipedia. Dari sisi harga ensiklopedia tradisional (cetak) bisa jutaan, sekarang malah informasi bisa didapat secara cuma-cuma lewat Wikipedia. Makanya disebut “disruptif” atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai “mengganggu”.
Dalam dunia transportasi. Mobil ketika pertama diciptakan adalah inovasi teknologi yang revolusioner pada masa itu. Sangat mewah dan harganya sangat mahal sehingga tidak semua orang mampu membeli. Mobil tidak bisa disebut sebagai Inovasi Disruptif (disruptif innovation) untuk kendaraan karena pada saat pertama kali ditemukan belum banyak orang yang punya (belum mengganggu). Singkatnya, pada saat itu tidak mengganggu pasar untuk kendaraan yang ditarik kuda. Akan tetapi, ketika perusahaan mobil Ford membuat Ford Model T, dimana model ini dirakit dipabrik dan menggantikan buatan tangan. Sehingga harga mobil pada saat itu jadi sangat murah. Apa yang dilakukan Ford inilah yang disebut Inovasi Disruptif (disruptif innovation). Menganggu pasar yang sudah ada salah satu ciri dari Inovasi Disruptif.

Berikut contoh dari Inovasi Disruptif (disruptif innovation) dan Pasar Terganggu Oleh Inovasi (market disrupted by innovation) adalah:
• Ensiklopedia cetak, pasar terganggu oleh inovasi Wikipedia
• Telegrafi, pasar terganggu oleh inovasi Telepon
• Mainframes, pasar terganggu oleh inovasi Minicomputers
• Minicomputers, pasar terganggu oleh inovasi Komputer Pribadi (PC)
• Floppy Disk, pasar terganggu oleh inovasi CD dan USB
• CRT, pasar terganggu oleh inovasi LCD
• Logam & Kayu, pasar terganggu oleh inovasi Plastik
• Radiografi (Pencitraan X-Ray), pasar terganggu oleh inovasi Ultrasound (USG)
• CD & DVD, pasar terganggu oleh inovasi Digital Media (i-Tunes, Amazone, dll)
• Kamera Film, pasar terganggu oleh inovasi Kamera Digital
• Cetak Offset, pasar terganggu oleh inovasi Printer Komputer
• Penerbitan Tradisional, pasar terganggu oleh inovasi Desktop Publishing (PC)
• Kuda & Kereta Api, pasar terganggu oleh inovasi Mobil
• Angkota, Taxi pasar terganggu oleh inovasi OJOL dan Grab
Hal tersebut diatas yang tertullis merupakan sebagaian kecil pengembangan inovasi disruptif. Sebagai seorang pendidik mau tidak mau kita hendaknya mengikuti perkembangan teknologi inovasi tersebut. Dalam proses pembelajaan pun saat ini juga terjadi proses menuju inovasi teknologi pembelajaran. Berbagai berita mainstream maupun cetak telah mengarus informasi disruptif. Ribuan program software dan piranti ajar yang semakin kompleks dan modern memanjakan penggiat pembelajar. Maka hal ini gayung bersambut. Revolusi digital 4.1 puncak piramide intelegensi olah pikir manusia. Progres teknologi industry dalam kehidupan dan peradaban manusia seperti yang diungkapkan oleh ilmuwan dan yang juga ekonom, Robert Malthus beberapa ratus tahun yang lalu. Malthus mendefisikan perihal kompetisi antara manusia dan mesin. Menurutnya, “Bahwa tingkat grafik pertmbuhan manusia diibaratkan sebagi deret hitung, sedang pertumbuhan dan penciptaan mesin mesin teknologi sebagai deret ukur”. Maka suatu ketika nanti akan terjadi ketimpangan perkembangan olah pikir teknologi dengan ledakan pertumbuhan manusia. Bagi suatu bangsa yang telah menduduki peringkat piramida atas penguasaan teknolgi akan mengalahkan sebuah bangsa yang masih di garis puritan pengembangan teknologi. Menurut R Malthus, Maka akan terjadi apa yang dinamakan Homo Homini lupus, Manusia makan manusia ( siapa yang kuat menaklukan yang lemah). Wallu alam bi showaf@@@
Jakarta, 27 Desember 2018
Penulis
Priya S Alumni Cantrik Sagusabu NGAWI &P4TKIPA

SHARE
Previous articleSUPARNI
Next articleDiklat KIR Smando Angkatan 29
Priya Santosa, M.Pd.I Dilahirkan, di Surabaya, APRIL 1964 Menjadi Guru sejak tahun 1988 dimulai dari kabupaten seribu pulau Semenep SMA Negeri1 Ambunten. , SK penugasan di SMAN 1 Dolopo diterima tanggal 01 januari 1989 Pendidikan Sarjana –S1 Jurusan Biologi yang diperoleh dari Universitas Terbuka Tahun 1998, Program Magister Psiklogi Pendidikan Islam diraihnya dari Universitas Muhammadiyah di Yogjakarta tahun 2012, Berbagai event kejuaran lomba Tulis menulis Tingkat Nasional dan Internasional telah diikuti diantaranya, Finalis Lomba Keberhasilan Guru tahun 2005 dan 2009 yang diselenggarakan Dirjendepdiknas, Penerima Penghargaan Innternasional SEA ITSF Foundation tahun 2006, 2009 Pemenang Pertama penulisan Karya Ilmiah Tingkat daerah 2008 dan berbagai event dan lomba lain seperti: Menulis di Majalah Hello English Magazine “Writing as Carier and Hobby” (1995), Peserta lomba penulisan Cerpen Horizon (1997, 1998, 2008) Finalis Lomba penulisan Kedirgantaraan LAPAN( 1992-1995, Aktif dalam Buku Bacaan Pusat perbukuan Nasional (2000-2004) .Peserta. Kegiatan SEMEO,QITEP IN SCIENCE UNESCO (2014-2016), Juara Lomba Forum Ilmiah Guru ( 2014) sebagai juara II. (2015) Subagai juara I. Pemenang I lomba guru ber prestasi tingkat kabupaten. ( 2016) Penerima Hibah Regional ASIA Grant Research SEAQUIS 2017. Berbagai karya Bukunya semisal, Bukunya pertama berjudul” WRITING AS A HOBBY AND CARRIER( (Majalah Hello English Magazine), berturut turut buku keduanya: "Menembus Batas, Pembelajaran Berbasis Lingkungan”, (Media Guru, 2017), Mahir Praktikum Biologi (Deepublish, 2018), "Palmistri" Pembelajaran Genetik Tanpa Buku(Deepublish, 2018), "Shortcut Praktikum Biologi Milenial" Untuk Guru SMP/MTs SMaMA/SMK ( Deepublish, 2018), "Cakap "Mikroteaching Berbasis Pengalaman"(Ellunar. 2019), "Pembelajaran Biologi Era Generasi Milenial" (deepublish, 2018), "Bioteknologi Sebagai Ilmu Masa Depan Umat Manusia" dan "Pembelajaran Biologi Berbasis MINDMAP" " (Keduanya dalam proses penerbit ellunar). Dan seratusan artikel karya tulis berbagai tema telah dikirim k majalah mediagurusiana.@@@@@

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY