WORKSHOP MENYONGSONG KURIKULUM MERDEKA DAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN

0
78

Implementasi kurikulum oleh satuan pendidikan harus memperhatikan ketercapaian kompetensi peserta didik pada satuan pendidikan dalam kondisi khusus. Masa pandemi Covid-19 merupakan salah satu kondisi khusus yang menyebabkan ketertinggalan pembelajaran (learning loss) yang berbeda-beda pada ketercapaian kompetensi peserta didik. Untuk mengatasi ketertinggalan pembelajaran (learning loss) diperlukan kebijakan pemulihan pembelajaran dalam jangka waktu tertentu terkait dengan implementasi kurikulum oleh satuan pendidikan.

Kurikulum Merdeka Belajar merupakan suatu kurikulum pembelajaran yang mengacu pendekatan bakat dan minat siswa. Peserta didik dapat memilih materi apa saja yang ingin dipelajari sesuai bakat dan minatnya. Guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik. Projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek tersebut tidak diarahkan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Untuk itulah, SMA Negeri 1 Dolopo yang merupakan salah satu sekolah yang akan menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2022/2023 yang sebentar lagi akan dilaksanakan, hari ini, Senin, 13 Juni 2022 mengadakan Workshop untuk menyongsong pelaksanaan Kurikulum Merdeka sekaligus bersama-sama melakukan penyusunan perangkat pembelajaran yang disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka bagi peserta didik baru tahun pelajaran 2022/2023.

Workshop dilaksanakan di laboratorium biologi, SMA Negeri 1 Dolopo dengan narasumber utama bapak kepala SMA Negeri 1 Dolopo, Anim Hadisusanto, M.Pd. Berkenan hadir juga bapak kepala cabang dinas pendidikan wilayah, Supardi, S.H., M.Pd. serta ibu pengawas dari kantor cabang dinas pendidikan wilayah Madiun, Dra.Didik Muryati, M.Pd. yang juga memberikan materi, khusus kepada bapak ibu guru dan karyawan SMA Negeri 1 Dolopo.

Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipimpin oleh ibu Elmi Nurhayati, S.Pd.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dipandu oleh ibu Elmi Nurhayati, S.Pd. dan diikuti oleh seluruh peserta workshop. Dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMA Negeri 1 Dolopo, bapak Anim Hadisusanto, M.Pd. Menyusul sambutan dari bapak kepala cabang dinas pendidikan wilayah, Supardi, S.H., M.Pd. sekaligus membuka workshop secara resmi dan memberikan materi.

Sambutan kepala SMAN 1 Dolopo
Sambutan kepala cabang dinas pendidikan wilayah Madiun, bapak Supardi, S.H., M.Pd. sekaligus membuka secara resmi kegiatan workshop di SMAN 1 Dolopo

Pesan utama bapak kepala cabang dinas wilayah Madiun : Guru wajib belajar walaupun sudah mengajar, karena guru yang baik bukan guru yang pintar tetapi guru yang senantiasa belajar hal-hal yang baru.

Doa bersama dipimpin oleh bapak Katimin, S.Pd. memohon kepada Alloh SWT untuk kelancaran kegiatan

Setelah coffe break dilanjutkan materi oleh ibu pengawas dari cabang dinas pendidikan wilayah Madiun, Dra.Didik Muryati, M.Pd. dengan topik Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Ibu Didik mempresentasikan materi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Beliau juga mengajak bapak ibu karyawan SMA Negeri 1 Dolopo untuk berkonsentrasi menyongsong Kurikulum Merdeka demi kualitas pendidikan yang lebih baik lagi, menyiapkan SMA Negeri 1 Dolopo untuk bersaing dengan sekolah-sekolah lain. Program guru penggerak juga beliau sampaikan untuk lebih memacu semangat bapak ibu guru SMA Negeri 1 Dolopo untuk menciptakan manusia-manusia unggul untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

Bersama pembina Pramuka SMAN 1 Dolopo, bu Didik membangkitkan kembali semangat peserta workshop

Setelah isoma, dilanjutkan dengan materi utama, Kurikulum Merdeka dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran yang dipandu langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Dolopo, bapak Anim Hadisusanto, M.Pd dibantu tim Kurikulum sekolah.

Kepala SMAN 1 Dolopo, bapak Anim Hadisusanto memberikan materi penguatan persiapan implementasi Kurikulum Merdeka
Foto bersama bapak Supardi, S.H., M.Pd., kepala cabang dinas wilayah Madiun

Workshop berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Semoga segala usaha seluruh civitas akademika SMA Negeri 1 Dolopo untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa mendapat ridho dan dilancarkan oleh Alloh SWT. Amin YRA.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY