Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam mengenali, mengembangkan, dan memetakan potensi peserta didik, SMA Negeri 1 Dolopo menyelenggarakan seminar bertajuk “Peningkatan Kapasitas Guru dalam Rangka Asesmen dan Pemetaan Talenta Murid” pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru SMA Negeri 1 Dolopo.
Seminar ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk memperkuat kapasitas pendidik dalam melaksanakan asesmen yang tepat sebagai bagian dari proses pemetaan talenta murid. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai asesmen dan talenta, diharapkan guru mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin sesuai dengan potensi, bakat, minat, serta karakteristik masing-masing murid.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Ibu Lena, M.Pd., serta Pengawas Pembina, Bapak Drs. Purjanto, M.Pd., yang juga bertindak sebagai narasumber pertama. Narasumber kedua adalah Bapak Andi Cahyadi, M.Psi.
Membuka Wawasan melalui Evaluasi Hasil TKA
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, seminar secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Dolopo, Bapak Mahfud Efendi, S.Pd., M.Pd., kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan arahan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Ibu Lena, M.Pd.
Sesi berikutnya dipandu oleh Pengawas Pembina, Bapak Drs. Purjanto, M.Pd. Beliau mengajak seluruh guru untuk mencermati hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pembelajaran.
Hasil TKA tersebut menjadi bahan refleksi, khususnya untuk mata pelajaran yang memperoleh hasil kurang optimal agar dapat ditingkatkan, sekaligus mempertahankan capaian pada mata pelajaran yang telah menunjukkan hasil baik bahkan istimewa. Melalui evaluasi tersebut, guru diharapkan dapat menentukan langkah-langkah strategis untuk mempersiapkan murid menghadapi TKA dengan lebih baik.
Tidak hanya memberikan pemaparan dan evaluasi, Bapak Purjanto juga memperkenalkan sebuah aplikasi yang dapat membantu bapak dan ibu guru dalam menyusun soal-soal latihan TKA bagi murid kelas XII (https://ai.studio/apps/3f5156a7-853c-4959-b1c2-f4e711167e7f). Aplikasi tersebut mendapat sambutan yang sangat antusias dari para peserta seminar.
Para guru berkesempatan mencoba berbagai fitur yang tersedia, mengeksplorasi penggunaannya, serta melakukan modifikasi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing mata pelajaran. Sesi ini berlangsung interaktif dan memberikan pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran.
Kegiatan sesi pertama berakhir menjelang waktu salat Dhuhur. Setelah itu, seluruh peserta melaksanakan ISOMA dan beristirahat hingga pukul 13.00 WIB.
Mengenali Talenta dan Keunikan Setiap Murid
Setelah ISOMA, kegiatan kembali dilanjutkan dengan sesi yang membahas pengenalan bakat, minat, dan potensi murid. Sesi ini dipandu oleh narasumber kedua, Bapak Andi Cahyadi, M.Psi.
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai jenis kecerdasan yang dimiliki manusia beserta karakteristiknya. Setiap murid memiliki keunikan dan kecenderungan kecerdasan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, murid tidak seharusnya dipaksakan untuk memiliki kemampuan tertentu yang mungkin tidak sesuai dengan potensi dirinya.
Pemahaman tersebut menjadi sangat penting bagi guru agar mampu melihat setiap murid secara lebih utuh. Perbedaan kemampuan bukanlah sebuah kekurangan, melainkan bagian dari keberagaman potensi yang dapat dikembangkan sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.
Suasana seminar semakin menarik ketika peserta mengikuti diskusi kelompok. Bapak dan ibu guru berdiskusi mengenai cara mengenali murid yang memiliki kecenderungan kecerdasan dalam bidang sains, olahraga, dan seni. Melalui diskusi tersebut, para guru saling berbagi pengalaman, pandangan, dan strategi dalam mengidentifikasi potensi murid di lingkungan sekolah.
Kegiatan seminar berakhir sekitar pukul 15.15 WIB. Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta.
Bersama Mengembangkan Potensi Setiap Murid
Seminar ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan peningkatan kompetensi guru, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa setiap murid memiliki potensi dan keunikan yang berbeda.
Dengan terus meningkatkan kompetensi dan wawasan, guru diharapkan semakin mampu memberikan asesmen yang tepat, mengenali talenta murid, serta memberikan pendampingan dan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Karena setiap murid memiliki keunikan, dan setiap keunikan memiliki potensi untuk berkembang.
Semoga kegiatan ini menjadi langkah positif bagi seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Dolopo untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik demi mengantarkan setiap murid meraih potensi terbaiknya.
Kolom Tanggapan (0)
Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama!
Tinggalkan Tanggapan