
Jum’at, 29 September 2023
(Jum’at, 29 September 2023)
Maulid Nabi merupakan sebuah peristiwa peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad saw yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awwal dalam kalender Hijriah. Peringatan Maulid Nabi dilaksanakan sebagai bentuk cinta kasih umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Umat Islam yang tersebar di seluruh belahan dunia memperingati Maulid Nabi dengan penuh sukacita, tak terkecuali dengan Indonesia.
Di Indonesia, Maulid Nabi merupakan salah satu hari penting bagi umat Islam. Dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw, tiap daerah Indonesia biasanya melangsungkan tradisi perayaannya masing-masing, seperti tradisi Sekaten di Yogyakarta, tradisi Panjang Jimat di Cirebon, ataupun tradisi Bunga Lado di Padang. Seluruh kegiatan tersebut tentu sebagai wujud rasa syukur serta kegembiraan umat Islam atas kelahiran Nabi Muhammad saw ke dunia ini. Akan tetapi, hal yang perlu pahami adalah bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sebatas sebagai rutinitas atau seremonial belaka, melainkan terdapat nilai yang sangat penting di dalamnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H di SMA Negeri 1 Dolopo dibuka dengan kegiatan Khotmil Qur’an yang diikuti oleh seluruh siswa di kelas masing-masing dengan didampingi oleh wali kelas.

didampingi oleh wali kelas
Dilanjutkan dengan Sholawatan dan Mauidhoh Hasanah di lapangan upacara yang dihadiri para guru, karyawan, dan siswa baik kelas X, XI, XII. Kegiatan ini diawali dengan laporan bidang kegiatan oleh Ketua OSIS SMA Negeri 1 Dolopo (Dollar Priosasongko), kemudian pembukaan dan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMA Negeri 1 Dolopo, Mahfud Efendi, S.Pd., M.Pd. Kemudian acara dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Ustadz Sofyan Ansori, Al Hafidz.

Kepala SMA Negeri 1 Dolopo Bapak Mahfud Efendi, S.Pd., M.Pd
Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat nabi yang dipandu oleh grup hadrah Ahbabul Muslimin SMA Negeri 1 Dolopo, jamaah yang hadir ikut bersholawat bersatu dalam cinta, cinta kepada baginda nabi Muhammad SAW. Acara ini benar-benar diracik secara khusus, sehingga mampu membuat jamaah yang hadir terpesona dan terhipnotis. Lantunan sholawat yang merdu diiringi tepakan rebana membuat jamaah yang hadir terhanyut dalam suasana cinta dan kerinduan yang mendalam atas Rosulullah Saw.

Kemeriahan semakin memuncak ketika Ustadz Akhmad Nur Wahid, Al Hafidz mengisi mauidhoh hasanah, pagi ini. Kemudian, makna Maulid Nabi yang tak kalah penting antara lain sebagai berikut; (1) sebagai ikhtiba kepada Nabi Muhammad SAW, (2) Nabi Muhammad sebagai Uswatun Hasanah, (3) sebab Nabi Muhammad SAW diciptakanlah alam semesta. Dengan memperingati lahirnya baginda Nabi Muhammad SAW dan bersholawat serta menjalani semua syariat agama islam semoga menjadikan bukti kecintaan kita pada Rosulullah SAW. Hingga kita semua mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW, Aamiin allahumma aamiin.
(red).













